
Lekopadis– Pondok Pesantren Modern (PPM) Darul Mahfudz Lekopadis terus mendorong penguatan karakter dan keterampilan hidup santri melalui program Proyek Penguatan Profil Pelajar Rahmatan lil ‘Alamin (P5RA). Pada semester genap ini, kegiatan P5RA mengangkat tema “Budi Daya Tanaman”, yang dilaksanakan setiap hari Senin hingga Kamis pada sore hari.
Dalam pelaksanaan proyek ini, para santri mendapatkan pembinaan langsung dari penyuluh pertanian Tinambung. Fokus kegiatan pekan ini adalah pelatihan membuat pupuk kompos, sebagai bagian dari upaya menciptakan pertanian ramah lingkungan dan berkelanjutan di lingkungan pesantren.
Penyuluh pertanian Tinambung memandu santri secara langsung dalam proses pembuatan pupuk kompos, mulai dari teori hingga praktik. Adapun cara membuat pupuk kompos yang diajarkan meliputi beberapa langkah sederhana namun efektif: pertama, mengumpulkan bahan organik seperti sisa sayuran, daun kering, dan kotoran ternak. Kedua, bahan-bahan tersebut dicacah agar lebih cepat terurai. Ketiga, bahan dicampur dan disusun secara berlapis dalam, diselingi dengan tanah sebagai aktivator alami. Keempat, tumpukan tersebut disiram air secukupnya untuk menjaga kelembaban dan diberi decomposer atauzat pengurai, setelah itu diberi sedikit gula pasir lalu ditutup menggunakan terpal agar suhu tetap stabil. Kompos harus dibalik secara berkala setiap 5–7 hari agar proses pengomposan berjalan optimal. Dalam waktu sekitar 14 hari, kompos siap digunakan sebagai pupuk alami untuk tanaman.
Kegiatan ini disambut antusias oleh para santri, yang terlihat aktif dan bersemangat selama sesi berlangsung. Selain memperkaya pengetahuan praktis, proyek ini juga menanamkan nilai kepedulian terhadap lingkungan dan pentingnya kemandirian dalam bidang pertanian.
Melalui P5RA, Pondok Pesantren Modern Darul Mahfudz tidak hanya membentuk santri yang berakhlak mulia dan religius, tetapi juga membekali mereka dengan keterampilan hidup yang bermanfaat bagi masa depan dan masyarakat sekitar. (akm)
