BORONG PODIUM! MA DARUL MAHFUDZ KUASAI JUARA 1, 2, DAN 3 OLIMPIADE BAHASA ARAB TINGKAT PROVINSI SULBAR

BORONG PODIUM! MA DARUL MAHFUDZ KUASAI JUARA 1, 2, DAN 3 OLIMPIADE BAHASA ARAB TINGKAT PROVINSI SULBAR

Lekopadis — Prestasi gemilang kembali ditorehkan MA Darul Mahfudz Lekopadis. Tiga peserta didiknya berhasil menyapu bersih podium juara 1, 2, dan 3 Olimpiade Bahasa Arab (OBA) ke-9 tingkat Provinsi Sulawesi Barat yang diselenggarakan oleh MGMP Bahasa Arab Provinsi Sulawesi Barat, Sabtu (29/8/2026).

Kompetisi yang dipusatkan di Pesantren Hasan Yamani tersebut mempertemukan peserta didik dari berbagai satuan pendidikan di Sulawesi Barat untuk menguji kemampuan dan penguasaan mereka dalam bidang Bahasa Arab.

Dalam ajang tersebut, Khalik N berhasil meraih Juara 1, disusul Muhammad Said sebagai Juara 2, sementara M. Fa’ali Faidlurrahman berhasil menempati posisi Juara 3.

Keberhasilan ketiganya membuat seluruh posisi tiga besar OBA ke-9 tingkat Provinsi Sulawesi Barat berhasil dikuasai oleh peserta didik MA Darul Mahfudz.
Selain itu Nurul Asyfiyah dari MTs Darul Mahfudz juga meraih juara 3 pada ajang ini. 

Capaian tersebut sekaligus menjadi bukti nyata dari konsistensi Pondok Pesantren Modern Darul Mahfudz dalam mengembangkan kompetensi bahasa asing peserta didik melalui salah satu program unggulannya, yakni Program Penguasaan Bahasa Arab dan Bahasa Inggris.

Program tersebut menjadi bagian penting dalam pembinaan santri Darul Mahfudz. Penguasaan Bahasa Arab tidak hanya diarahkan untuk mendukung kemampuan akademik, tetapi juga menjadi bagian dari pembentukan lingkungan pendidikan pesantren yang mendorong santri untuk terbiasa menggunakan dan mengembangkan bahasa asing.

Prestasi pada OBA ke-9 menunjukkan bahwa proses pembinaan tersebut mulai menghasilkan capaian yang dapat diukur melalui kompetisi akademik di tingkat provinsi.

Kepala MA Darul Mahfudz Muhammad Yusuf, SS menyampaikan apresiasi atas prestasi yang diraih para peserta didiknya.

“Prestasi ini merupakan hasil dari proses pembinaan yang dilakukan secara konsisten. Kami bersyukur karena program penguasaan Bahasa Arab dan Bahasa Inggris yang menjadi salah satu program unggulan Darul Mahfudz dapat memberikan output yang nyata. Semoga capaian ini menjadi motivasi bagi seluruh santri untuk terus belajar, berlatih, dan berani berkompetisi.”

Menurutnya, keberhasilan tersebut tidak hanya menjadi kebanggaan bagi para juara, tetapi juga menjadi motivasi bagi madrasah untuk terus memperkuat program pembinaan dan menciptakan ekosistem pendidikan yang mendukung perkembangan potensi peserta didik.

Sementara itu, Pembina Bahasa Arab MA Darul Mahfudz, Dinarianti dan Asrar menilai keberhasilan tiga peserta didiknya merupakan hasil dari kerja keras, kedisiplinan, dan proses latihan yang dilakukan secara berkelanjutan.

“Olimpiade bukan hanya tentang siapa yang menjadi juara, tetapi tentang bagaimana peserta didik berproses mengembangkan kemampuan mereka. Alhamdulillah, kerja keras anak-anak membuahkan hasil. Juara 1, 2, dan 3 menjadi bukti bahwa mereka mampu bersaing dan menunjukkan kemampuan terbaiknya di tingkat provinsi.”

OBA ke-9 menjadi momentum penting bagi MA Darul Mahfudz untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan Bahasa Arab. Keberhasilan Khalik N, Muhammad Said, dan M. Fa’ali Faidlurrahman diharapkan tidak berhenti sebagai pencapaian kompetisi, tetapi menjadi bagian dari budaya berprestasi yang terus tumbuh di lingkungan madrasah dan pesantren.

Capaian tersebut sekaligus memperkuat visi Darul Mahfudz dalam membekali peserta didik dengan kemampuan keislaman dan akademik yang kuat, sekaligus keterampilan bahasa yang relevan untuk menghadapi perkembangan pendidikan dan tantangan global.

Dengan torehan Juara 1, Juara 2, dan Juara 3, MA Darul Mahfudz tidak hanya membawa pulang penghargaan dari OBA ke-9, tetapi juga membawa pesan bahwa program pembinaan yang konsisten, lingkungan belajar yang mendukung, dan kerja keras peserta didik dapat melahirkan prestasi di tingkat provinsi. (akm)