Lekopadis, 26 Juni 2025 – Pondok Pesantren Modern (PPM) Darul Mahfudz Lekopadis menyelenggarakan Workshop Penyusunan Buku Mata Pelajaran Berbasis KBC (Knowledge-Based Curriculum) terintegrasi Kitab Kuning selama tiga hari, mulai 22 hingga 24 Juni 2025, bertempat di lingkungan PPM Darul Mahfudz Lekopadis. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh guru mata pelajaran sebagai bagian dari upaya penguatan implementasi kurikulum dan peningkatan mutu pembelajaran di lingkungan pesantren.
Workshop ini menjadi langkah strategis dalam menyusun buku ajar yang tidak hanya selaras dengan capaian pembelajaran, tetapi juga mencerminkan karakter khas pendidikan Islam yang dikembangkan di PPM Darul Mahfudz. Selama tiga hari pelaksanaan, seluruh peserta bersama para narasumber berfokus pada penyamaan persepsi, penyelarasan konsep, serta penyusunan kerangka buku mata pelajaran yang akan dikembangkan lebih lanjut.
Direktur PPM Darul Mahfudz, Dr. H. Muhammad Dinar Faisal menjelaskan bahwa workshop ini bertujuan membangun kesamaan pemahaman mengenai konsep penyusunan buku berbasis KBC. Adapun proses penulisan dan penyempurnaan buku akan dilaksanakan secara mandiri oleh masing-masing tim guru setelah workshop berakhir, dengan tetap mengacu pada hasil kesepakatan dan pedoman yang telah disusun bersama.
Rangkaian kegiatan workshop meliputi beberapa sesi utama, yaitu:
-
Sesi Konseptual dan Penyelarasan Kurikulum, yang membahas filosofi, arah pengembangan kurikulum, serta prinsip penyusunan buku ajar berbasis KBC.
-
Sesi Pemetaan (Mapping) Materi, yang mengintegrasikan capaian pembelajaran dengan nilai-nilai Al-Qur’an, Hadis, dan literatur Kitab Kuning.
-
Sesi Teknik Penyusunan dan Sistematika Buku, yang memberikan panduan teknis mengenai struktur, format, serta standar penulisan buku ajar.
-
Sesi Praktik Mandiri dan Review (Klinik Buku), sebagai wadah bagi peserta untuk menyusun rancangan buku sekaligus memperoleh masukan dan evaluasi dari narasumber.
Workshop menghadirkan dua narasumber yang berpengalaman di bidang pengembangan kurikulum dan pendidikan Islam.
Materi “Konseptual dan Penyelarasan Kurikulum” serta “Teknik Penyusunan dan Sistematika Buku” disampaikan oleh Andi Kurnia Muin, M.Pd. Dalam paparannya, beliau menekankan pentingnya menghasilkan buku ajar yang sistematis, mudah dipahami peserta didik, serta mampu menjadi panduan pembelajaran yang efektif dan sesuai dengan karakteristik kurikulum pesantren.
Sementara itu, Dr. Muhammad Syahran, M.Hum. membawakan materi “Teknik Pemetaan (Mapping) Capaian Pembelajaran dengan Ayat Al-Qur’an, Hadis, dan Kitab Kuning.” Beliau menjelaskan bahwa integrasi antara ilmu pengetahuan dengan sumber-sumber ajaran Islam merupakan ciri utama pendidikan pesantren yang perlu diwujudkan secara nyata dalam setiap buku mata pelajaran.
Melalui workshop ini, PPM Darul Mahfudz Lekopadis berharap seluruh guru memiliki pemahaman yang sama dalam menyusun buku ajar yang berkualitas, terstruktur, dan relevan dengan kebutuhan peserta didik. Buku-buku yang dihasilkan nantinya diharapkan menjadi salah satu identitas akademik pesantren sekaligus memperkuat implementasi Kurikulum Berbasis KBC di lingkungan PPM Darul Mahfudz Lekopadis.
Kegiatan ditutup dengan komitmen bersama seluruh peserta untuk menyelesaikan penyusunan buku secara mandiri sesuai jadwal yang telah ditetapkan, sehingga dapat segera digunakan sebagai bahan ajar pada tahun pelajaran mendatang. (akm)

